Cara Menghitung Dosis Obat dengan Cepat dan Benar

Advertisement
Perhitungan dosis obat - Memahami apa itu dosis obat merupakan hal yang diwajibkan kepada seorang pekerja di bidang kesehatan seperti seorang dokter, perawat, dan apoteker yang di kenal ahli dalam membuat obat. jika pada kesempatan sebelumnya kita sudah membahas Cara Menghitung Tetesan Infus mikro dan makro yang benar maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara menghitung dosis obat

Sebelum kita membahas lebih lanjut bagaimana cara mengitung dosis obat yang benar kita akan membahas dulu nih Pengertian Dosis Obat.

Pengertian Dosis Obat

Dosis obat adalah banyaknya jumlah takaran suatu obat yang dapat digunakan yang diberikan kepada seorang penderita untuk digunakan sebagai obat dalam maupun obat luar dengan harapan terjadinya efek terapi pada fungsi tubuh yang mengalami gangguan.

Ketentuan Umum Farmasi Indonesia (FI) edisi III mencantumkan 2 dosis yakni :

Dosis Maksimal (maximum)
berlaku untuk pemakaian sekali dan sehari. Penyerahan obat dengan dosis melebihi dosis maksimum dapat dilakukan dengan membubuhi tanda seru dan paraf dokter penulisan resep, diberi garis dibawah nama obat tersebut atau banyaknya obat hendaknya ditulis dengan huruf lengkap.

Dosis Lazim (Usual Doses)
merupakan petunjuk yang tidak mengikat tetapi digunakan sebagai pedoman umum (dosis yang biasa atau dosis yang umum digunakan).

Cara Menghitung Dosis Obat

Sakit merupakan hal yang tidak pernah direncanakan di dalam hidup ini, ketika kita sudah sakit baik itu yang masih muda maupun tua pasti akan mengunjungi rumah sakit untuk berobat. Namun terkadang kita sebagai seorang pasien/perawat/dokter/apoteker yang masih baru di bidang kesehatan akan gagap terhadap obat terutama dalam penentuan jumlah dosis obat yang akan di konsumsi oleh pasien.

Seorang dokter anak tentunya harus tau bagaimana cara menghitung dosis obat puyer pada anak, cara menghitung dosis obat pada anak pdf, cara menghitung dosis obat sesuai umur dan berat badan, cara menghitung dosis obat pada anak berdasarkan berat badan, cara menghitung dosis obat injeksi pada anak, cara menghitung dosis obat sirup untuk bayi, dan cara menghitung dosis obat tablet yang tentunya obat akan diberikan kepada seorang anak-anak dengan harapan sakit yang di derita hilang dengan mengkonsumsi obat yang telah diberikan dengan dosis yang benar.

Sebelum meracik obat tentunya seorang dokter anak harus mengetahui terlebih dahulu daftar dosis obat anak supaya tidak keliru dalam memberikan racikan obat untuk anak-anak.

Begitu pula bagi seorang apoteker yang memang dia selalu bermain dengan obat obatan. Seorang apoteker juga diharapkan bisa mengetahui cara menghitung dosis obat farmasi, cara menghitung dosis obat ranitidin, cara menghitung dosis obat ampul, cara menghitung dosis obat injeksi, cara menghitung dosis obat ondansetron. dan juga di dalam dunia apoteker sering sekali kita mendengar bahwa seorang apoteker melakukan peracikan obat yang tentunya ilmu ini tidak dikuasai oleh orang lain oleh karena itu seorang apoteker juga harus mengetahui cara menghitung resep obat racikan yang benar supaya obat yang di berikan kepada pasien tidak berbahaya dan memberikan efek yang bagus.

Seorang ibu tentunya harus juga mempertimbangkan dan mengetahui bagaimana menghitung dosis obat anak berdasarkan berat badan dan cara menghitung dosis obat sirup supaya ketika memberikan obat kepada anak tidak berlebihan dan tetap mematuhi anjuran dari dokter atau apoteker.

Cara menghitung dosis obat tablet/pil

Obat tablet merupakan obat yang memiliki bagian luar yang keras, biasanya berbentuk lonjung atau bulat. obat tablet sering dikonsumsi oleh masyarakat karena dapat dimasukkan langsung ke dalam mulut tanpa di kunyak terlebih dahulu kemudian menelannya. 

Berikut ini contoh contoh perhitungan dosis obat tablet yang benar dan mudah untuk dilakukan. 
Cara Menghitung Dosis Obat
Rumus dosis obat

Keterangan:
Sediaan obat merupakan Jumlah total kandungan obat dalam satu tablet, pil, kaplet, vial, atau ampul.

Contoh :
Dokter meminta memberikan paracetamol tablet 250 mg, satu kaplet obat memiliki sediaan 500mg.

Jawab:
250 mg / 500 mg = 1/2 tablet

Kalau untuk menghitung dosis obat tablet bagi bagi anak-anak, remaja atau dewasa mungkin gampang, tapi kadang agak sedikit susah jika kita akan menghitung dosis obat tablet pada bayi.

Contoh:
Dokter meminta memberikan order resep “luminal tablet 5 mg, 3 dd 1 pulvus no. X.

Jawab:
Dalam hal ini dokter ingin agar kita membagi satu obat tablet luminal 5 mg menjadi sepuluh bagian. Order sederhana dari resep diatas adalah luminal tablet 0,5 mg, sedangkan sediaan obat adalah 5 mg.

Kita dapat menghitung dosis obat tablet diatas dengan menggunakan rumus dosis obat:

order dokter/ sediaan obat
5 mg/10 = 0,5 mg

Dari rumus di atas kita dapat mengetahui berapa jumlah dosis obat yang dapat dikonsumsi oleh pasien, namun ada sedikit kendala dimana kita belum mengetahui berapa jumlah obat yang harus kita berikan. Oleh karena itu kita bisa mengubah sedikit rumus yang telah tersaji di atas menjadi seperti di bawah ini.
Cara Menghitung Dosis Obat
Rumus dosis obat
Berat obat adalah bobot obat per satu kaplet/pil/ kapsul dalam satuan berat (mg (miligram) atau g (gram)) tanpa mempertimbangkan jumlah sediaan obat.

Jumlah/ Banyak sediaan adalah banyaknya sediaan obat yang diminta oleh dokter.

Simak contoh perhitungan berikut ini:
Pertama kita harus menimbang berat satu pil tersebut, misal berat obat luminal 5 mg adalah 1 g. 
Berat obat / jumlah sediaan obat
1 g/ 10 = 0,1 g atau 100 mg.

Dengan demikian 100 mg luminal tablet mengandung sediaan 0,5 mg luminal.

Cara Menghitung Dosis Obat Sirup

Obat sirup adalah obat sediaan obat cair dalam bentuk larutan yang berikan tambahan eliksir atau pemanis yang hanya dapat dikonsumsi melalui mulut atau oral. Ada beberapa jenis obat sirup seperti obat drop, obat suspensi, dan obat sirup. jika tadi kita sudah membahasa cara menghitung dosis obat tablet berikut ini cara menghitung dosis obat sirup yang benar.

Rumus cara menghitung dosis obat sirup:
Cara Menghitung Dosis Obat
Rumus Dosis Obat Sirup
Contoh:
Dokter membuat resep ” Sanmol Forte syrup 120 mg prn. Sediaan obat Sanmol Forte syrup ialah 240 mg tiap 5 mL (mililiter)

Jawab:
120 mg / 240 mg X 5 ml = 2,5 ml = 1/2 cth

Rumus ini juga berlaku untuk menghitung obat intravena atau serbuk yang tidak harus menggunakan batas waktu atau alat mesin syringe pump

Contoh:
Metronidazole injeksi 3 dd x 150 mg. Sediaan obat Metronidazole injeksi untuk setiap 100 mL adalah 500 mg.

Jawab:
150 mg/ 500 mg X 100 ml = 30 ml

Cara Menghitung Dosis Obat Serbuk?

Obat serbuk adalah obat kering yang berbentuk halus dan bersifat homogen yang telah melewati uji keragaman bobot sebelum di konsumsi. Obat ini berbentuk serbuk dan harus dilarutkan menggunakan air sebelum dikonsumsi melalui intravena. 

Seorang apoteker harus mempunyai keahlian khusus untuk meracik obat serbuk. ada beberapa contoh obat serbuk seperti obat-obat antibiotik, seperti ceftriaxone, cefotaxim, dan lainnya.

Berikut ini cara menghitung dosis obat serbuk yang benar

Contoh:
Ceftriaxone inj 3 dd 330 mg IV.

Jawab: 330 mg / 1000 mg X 10 cc = 3,3 cc

Pada kasus ini, kurang baik jika kita menggunakan pelarut sebanyak 10 cc, karena jika kita akan menarik cairan sebanyak 3,3 cc susah mengukurnya. Maka akan lebih baik jika kita menggunakan pelarut sebanyak 9 cc.

Solusi Jawaban : 330 mg/ 1000 mg X 9 = 3 cc.

Cara Menghitung Dosis Obat Menggunakan Alat?

Pernahkah kalian melihat infus pump atau syringe pump di rumah sakit? ya itu merupakan metode pemberian obat menggunakan bantuan alat. Untuk menggunakan infus pump atau syringe pump kita juga harus menghitung berapa dosis obat yang diperlukan karena obat akan di suntik dalam keadaan yang lama. Beberapa contoh obat yang sering diberikan oleh dokter kepada pasien adalah diantaranya lasix (Furosemid), heparin (Inviclot), cordaron (Amiodaron), dobutamin, dopamin, dan lainnya.

Untuk menghitungnya kita bisa menggunakan rumus dibawah ini : contoh soal perhitungan dosis obat injeksi, contoh soal menghitung dosis obat injeksi
Cara Menghitung Dosis Obat
Dosis obat infus pump atau syringe pump
Contoh:
Heparin 1000 IU /jam. Sediaan obat 1 ml Heparin adalah 5000 IU, Jumlah pelarut 100 cc.

Jawab:
1000 IU/60 menit X 60 mggtt/cc X 100 cc / 5000 IU = 20 cc/jam Contoh:

Perhatian:

• Dalam menghitung dosis obat yang akan diberikan menggunakan alat, perlu diperhatikan kesamaan satuan dosis yang digunakan dengan sediaan obat. Misal: Order dokter 0,05 mikrogram tetapi sediaan obat ialah 200 mg. Maka kita harus mengubah 200 mg menjadi 200.000 mcg

• Hal lain yang perlu diperhatikan dalam menghitung obat adalah waktu pemberian. Misalnya: Dobutamin 0,1 mcg/kg BB/jam, maka kita harus mengubah jam 60 menit. Namun Jika order dokter 0,01 /kg BB/ menit, maka menit adalah 1 menit.

Contoh:
Dopamin 0,1 mcg /kg BB/ menit. Sediaan obat adalah adalah 200 mg. berat badan pasien 60 kg, Obat akan dilarutkan dalam 50 cc NS.

Jawab:
0,1 mcg/ 1 menit X 60 mgtt/cc X 60 kg X 50 cc / 200.000 mcg= 0,09 ml

jika kalian belum paham tentang bagaimana cara menghitung dosis obat dengan cepat dan benar silahkan baca artikel mengenai contoh soal menghitung dosis obat pada anak, contoh soal perhitungan dosis obat, contoh soal perhitungan dosis obat keperawatan, jurnal perhitungan dosis obat pdf, makalah dosis obat pdf, perhitungan dosis obat ppt, daftar dosis obat anak pdf, rumus, menghitung dosis obat injeksi pdf, contoh soal perhitungan dosis maksimum. Namun jika kalian tidak menemukan penjelasan lebih lanjut mengenai cara menghitung dosis obat yang benar silahkan cari di google menggunakan kata kunci yang telah disebutkan di atas.

Demikian pembahasan mengenai cara menghitung dosis obat dengan cepat dan benar sesuai ilmu apoteker. semoga bermanfaat bagi kalian seorang calon dokter, perawat dan apoteker yang handal.

Source Article:
Cara menghitung dosis obat, rumus dosis obat,menghitung dosis obat, cara menghitung dosis, rumus menghitung dosis obat, dosis obat,rumus obat, cara menghitung resep, penghitungan dosis obat, cara menghitung dosis obat ampul.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Cara Menghitung Dosis Obat dengan Cepat dan Benar