Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal untuk Pemula

Advertisement
Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal untuk Pemula - Budidaya ikan bawal di kolam terpal menjadi salah satu usaha yang cukup menguntungkan sebenarnya. Ikan bawal sendiri salah satu ikan air tawar yang banyak disukai dan banyak diolah menjadi ikan bakar di berbagai warung makan. Banyaknya permintaan akan ikan bawal segar ini membuat usaha budi daya ikan bawal sangat menguntungkan. Apalagi sekarang tidak perlu lahan yang luas untuk melakukan budi daya karena bisa dilakukan dengan menggunakan terpal. Cara budidaya ikan bawal air tawar di kolam terpal tidak membutuhkan biaya yang mahal dan lahan yang luas. Tanpa harus membuat kolam semen atau tanah dulu juga bisa langsung di buat dengan terpal. Pembuatan kolam ini juga bisa dilakukan di dalam rumah tidak harus di halaman rumah.
Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal

Tips Budidaya Ikan Bawal untuk pemula

Siapkan kolam

Persiapan kolam di mulai dari pembuatan kolam terpal. Setelah kolam terpal selesai dibuat, masukan air sesuai dengan kebutuhan. Ingat jangan terlalu penuh. Diamkan selama kurang lebih 3 hari baru kolam siap digunakan untuk penebaran bibit ikan bawal.

Pilih benih yang tepat

Kunci sukses budidaya ikan bawal di kolam terpal salah satunya yaitu dari pemilihan bibitnya. Bibit ikan bawal harus dipilih yang berkualitas. Ukuran bibit ikan bawal yang ideal digunakan dalam budi daya yaitu sekitar 5 sampai 8 cm. Sebelum bibit ini ditebar di kolam, sebaiknya dikarantina dulu di bak dan di tetrasiklin terlebih dahulu selama 3 hari sambil menunggu persiapan kolam.

Lakukan pendederan dengan tepat

Dalam pendederan juga harus dilakukan dengan tepat agar hasil budi dayanya bisa besar dan sehat. Untuk kolam terpal pendederan, sebaiknya dilakukan dengan kuantitas 100 sampai 150 ekor untuk setiap meternya. Air yang ada di dalamnya juga harus diperhatikan, awal pendederan tinggi air usahakan 30 sampai 40 cm saja.

Proses pembesaran diperhatikan

Proses pembesaran dalam budidaya ikan bawal di kolam terpal ini kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 4 bulan degan ukuran benih sekitar 5 sampai 8 cm.

Perhatikan pemberian pakan

Dalam pemberian pakan juga harus diperhatikan dari mulai pemilihan pakan, waktu pemberian pakan, jumlah pakan, dan frekuensi pemberian pakan. Pakan yang digunakan adalah palet yang sudah dijadikan tepung dengan waktu pemberian makan 4 hari dalam sehari yaitu pagi, siang, sore, dan malam. Jumlah pakan yang diberikan juga disesuaikan dengan jumlah ikan dan berat badan ikan. Usahakan 30% pakan yang diberikan mengandung protein untuk ikan. Pakan bisa diberikan dengan cara disebar langsung dengan tangan ataupun dengan alat.

Melakukan budidaya ikan bawal memang tidak terlalu sulit. Bibit yang diperlukan juga disesuaikan dengan ukuran kolam. Biaya produksi untuk budi daya ikan bawal sendiri lebih banyak digunakan untuk pakan ikan bawal. Hampir 60% biaya produksi akan habis hanya untuk membeli pakan ikan bawal, sedangkan sisanya digunakan untuk pembelian bibit dan persiapan alat untuk membuat kolam. Dalam melakukan budidaya ikan bawal di kolam terpal air tetap harus diperhatikan. Agar oksigen dalam air berkualitas, ada baiknya dilakukan pergantian air melalui selang. Jadi, ada air masuk dan air keluar secara berkala di dalam kolam.

Demikian pembahasan mengenai Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal untuk Pemula. Jika anda tertarik untuk membudidaya ikan Lele berikut Cara Budidaya Lele Sistem Bioflok Awal Hingga Panen

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal untuk Pemula