Jeumala.com Kumpulan artikel yang bermanfaat untuk belajar fisika, biologi, geografi, matematika, ekonomi, sosial, politik dan kimia, membahas tentang Tutorial , Tips dan Trik segala hal untuk mempermudah pekerjaan sehari hari.

Cara Menghitung Jangka Sorong dengan Mudah Bagaimana?

Cara Menghitung Jangka Sorong dengan Mudah - Jangka sorong dapat digunakan dengan mudah dalam menghitung panjang suatu benda. Jangka sorong adalah salah satu alat ukur dari besaran pokok panjang. Jangko sorong memiliki bentuk yang mirip kunci inggris dengan rahang yang dapat digeser. Jangka sorong memiliki ketelitian hingga 0,1 mm. Cara menghitung atau menggunakan jangka sorong merupakan pelajaran di kelas x dan di kelas 3 sma dan bagi teman-teman yang sedang atau belum mempelajarinya di bangku sekolah lebih baik anda cepat-cepat untuk mengetahui agar anda terdepan di sekolah.

Bagian-Bagian Jangka Sorong

1. Rahang dalam

Terdiri dari rahang geser dan rahang tetap. Rahang dalam memiliki fungsi untuk mengukur dimensi luar atau sisi bagian luar sebuah benda misal tebal, lebar sebuah benda kerja.

2. Rahang luar

Terdiri dari rahang geser dan rahang tetap. Rahang luar memiliki fungsi untuk mengukur diameter dalam atau sisi bagian dalam sebuah benda misalnya diamater hasil pengeboran. ( pada gambar ditunjukkan dengan nama pengukuran dalam ).

3. Depth probe atau pengukur kedalaman

Seperti namanya bagian ini mempunyai fungsi untuk mengukur kedalaman sebuah benda.

4. Skala Utama (dalam cm)

Skala utama dalam bentuk satuan cm memiliki fungsi untuk menyatakan ukuran utama dalam bentuk centimeter (cm).

5. Skala utama (dalam inchi)

Skala utama dalam bentuk satuan inchi memiliki fungsi untuk menyatakan ukuran utama dalam bentuk inchi.

6. Skala nonius (dalam mm)

Skala nonius dalam bentuk milimeter berfungsi sebagai skala pengukuran fraksi dalam bentuk mm.

7. Skala Nonius (dalam inchi)

Skala nonius dalam bentuk inchi berfungsi sebagai skala pengukuran fraksi dalam bentuk inchi..

8. Pengunci

Mempunyai fungsi untuk menahan bagian-bagian yang bergerak saat berlangsungnya proses pengukuran misal rahang dan Depth probe.

Fungsi Jangka Sorong 


  1. Untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian 0,1 mm (rahang tetap dan rahang geser bawah)
  2. Rahang tetap dan rahang geser atas, untuk mengukur diameter benda yang sangat kecil misalnya cincin, pipa, dll 
  3. Tangkai ukur dibagian bawah, untuk mengukur kedalaman misalnya kedalaman tabung, lubang kecul, atau perbedaan tinggi yang kecil. 


Tata Cara Menggunakan Jangka Sorong 

Berikut cara dalam menggunakan jangka sorong yang diikuti dalam beberapa langkah antara lain sebagai berikut:

  1. Awal persiapan, kendurkan baut pengunci dan geser rahang geser untuk menguji apakah rahang geser bekerja dengan baik. Jangan ketika rahang tertutup harus dalam keadaan atau menunjukkan angka nol. Jika tidak, atur ke angka nol.
  2. Selanjutnya, membersihkan permukaan benda dan permukaan rahang untuk tidak ada benda yang menempel yang bisa menyebabkan keselahan pengukuran.
  3. Tutup rahang sampai mengapit benda yang diukur. Tentukan posisi benda sesuai pengukuran yang diambil. Selanjutnya tinggal membaca skalanya.


Cara Menggunakan Jangka Sorong untuk Menghitung dan Mengukur Diamater

Cara menggunakannya adalah dengan rapatkan rahang atas lalu ditempatkan benda yang ingin diukur diameternya. Taring rahang geser sampai kedua rahang menempek dan menekan bagian dalam benda. Pastikan bahwa dinding bagian dalam benda tegak lurus dengan skala, maksudnya benda jangan sampai lurung.

Cara Menggunakan Jangka Sorong untuk Mengukur Kedalaman

Cara menggunakan jangka sorong untuk menghitung/mengukur kedalaman adalah dengan menempatkan benda yang ingin diukur kedalamannya pada tangkai ukur. Taring rahang geser sampai dengan menyentuk permukaan dalam (dasar lubang). Usahakan agar benda yang diukur kedalamannya dalam keadaan statis (tidak bergeser).

Cara Membaca Jangka Sorong 


  • Lihat skala utama, lihat nilai yang terukur lurus dengan angka nol di skala nonius. Bisa menunjukkan posisi berhimpit dengan garis skala utama bisa juga tidak. Jika tidak, gunakan nilai skala utama yang terdekat di kirinya. Di tahap ini anda akan mendapatkan ketelitian sampai 1 mm. 
  • Lihat skala nonius, carilah angka di skala nonius yang berhimpit dengan garis di skala utama. Pengukuran ini mempunyai ketelitian hingga 0,1 mm. 
  • Jumlahkan

Contoh Soal Menghitung Jangka Sorong: 















Hasil pengukuran tebal sebuah buku fisika menggunakan jangka sorong seperti diperlihatkan pada gambar di atas adalah ….
A. 2,76 cm
B. 2,95 cm
C. 3,25 cm
D. 3,16 cm
E. 3,27 cm

Pembahasan :
Hasil ukur = skala utama + skala nonius = 2,70 cm + 0,06 cm = 2,76 cm

Jawaban : A

2. Perhatikan gambar pengukuran menggunakan diameter koin menggunakan jangka sorong di bawah ini!
Hasil pengukuran diameter koin menggunakan jangka sorong di atas adalah ….
A. 2,03 cm
B. 2,08 cm
C. 2,11 cm
D. 2,23 cm
E. 2,28 cm

Pembahasan :
Hasil ukur = skala utama + skala nonius = 2,20 cm + 0,08 cm = 2,28 cm

Jawaban : E

Demikianlah artikel singkat mengenai Bagaimana Cara Menghitung Jangka Sorong dengan Mudah. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+