Pengertian contoh dan faktor yang mempengaruhi penawaran

Definisi penawaran


Apakah pengertian penawaran ? Penawaran adalah jumlah barang ataupun jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan waktu tertentu. Persediaan barang yang ada di gudang merupakan salah satu contoh penawaran karena dapat dijual oleh penjual pada harga dan waktu tertentu. Begitu pula ketersediaan jasa misalnya ketersediaan sumber daya manusia sehingga dapat dimanfaatkan sebagai penawaran dan memiliki nilai jual kepada orang lain. Baik itu karena skill maupun ilmunya.


Hukum penawaran


Tahukah kamu apa hukum penawaran? Hukum penawaran adalah "bila harga suatu barang atau jasa naik, maka semakin banyak jumlah barang atau jasa yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, jika harga suatu barang atau jasa Rendah, maka semakin sedikit jumlah barang atau jasa yang bersedia ditawarkan.” Hukum penawaran ini akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).

Apa saja faktor faktor lain yang memengaruhi penawaran selain harga?


Faktor faktor yang memengaruhi penawaran


Selain harga ada beberapa faktor yang memengaruhi permintaan. Yaitu:


Harga barang subtitusi (barang pengganti)

Hukum penawaran akan berlaku jika harga barang subtitusi atau barang pengganti tetap. Jika harga barang pengganti tidak tetap, maka hukum penawaran tidak akan berlaku. Contohnya, barang subtitusi elpiji  adalah kompor minyak. Kedua barang tersebut bisa menjadi barang pengganti antara keduanya. Sesuai dengan hukum penawaran 'semakin tinggi harga suatu barang maka semakin tinggi tingkat penawaran terhadap barang tersebut' harusnya ketika harga elpiji naik, maka penawaran terhadap elpiji naik juga. Namun jika penawaran elpiji menurun, maka hukum permintaan tidak berlaku di sini. Ketika harga gas elpiji naik dan menjadi langka maka orang orang akan beralih ke barang subtitusi elpiji yaitu kompor minyak. Dan penawaran terhadap kompor minyak menjadi meningkat.


Biaya produksi

Biaya produksi juga merupakan faktor yang memengaruhi penawaran. Jika biaya produksi barang tetap maka hukum penawaran berlaku namun sebaliknya, jika biaya produksi berubah maka hukum penawaran tidak berlaku. Contohnya misalkan seorang ibu penjual kue bolu, untuk memproduksi 5 kue bolu menghabiskan biaya sebanyak Rp.200.000. ketika harga barang pokok naik maka akan terjadi peningkatan biaya produksi. Sekarang untuk memproduksi 5 kue bolu membutuhkan biaya sebanyak Rp. 250.000 sedangkan si penjual tidak mau menaikkan harga jual kue bolunya supaya konsumen tetap membelinya. Jadi solusi yang di lakukan oleh si ibu adalah dengan mengurangi jumlah produksi kue yaitu sebanyak 4 kue dengan biaya produksi sama seperti yang dulu yaitu Rp. 200.000. maka hukum penawaran tidak berlaku disini.
Pengertian contoh dan faktor yang mempengaruhi penawaran


Teknologi

Faktor teknologi juga dapat memengaruhi hukum penawaran. Jika ada perubahan teknologi dari waktu ke waktu maka hukum penawaran bisa saja tidak akan berlaku. Contohnya: harga suatu barang bisa saja tetap namun dengan adanya perubahan teknologi maka akan mudah dalam memproduksi suatu barang dengan mudah dan cepat sehingga lebih dapat menghasilkan jumlah barang yang semakin banyak. Maka barang yang ditawarkan pun semakin tinggi. Sehingga hukum penawaran tidak akan berlaku disini. Misalkan perusahaan samsung mempunyai kemajuan teknologi untuk memproduksi lebih banyak barang dengan mudah dan mereka tidak menaikkan harga barang yang diproduksi tersebut. Hal ini justru bertolak belakang dengan hukum penawaran 'semakin tinggi harga maka semakin tinggi penawaran' dan yang terjadi pada contoh kasus tadi dengan harga yang sama namun tingkat jumlah barang yang ditawarkan semakin tinggi dengan adanya perubahan teknologi.

Jadi harga bukanlah satu satunya faktor yang memengaruhi penawaran. Ada bebarapa faktor lainnya yaitu barang subtitusi, biaya produksi dan teknologi. Demikian penjelasan mengenai Pengertian contoh dan faktor faktor yang mempengaruhi penawaran.
 
Back To Top